Berita

Dandim Beberkan Dua Warga Negara Asing Di Amankan

March 25, 2017


Suka Makmue: Kodim 0116 Nagan Raya bekerjasama dengan Polres Nagan Raya dan Kantor Imigrasi Meulaboh yang tergabung dalam Satgas PORA (Pengawasan Orang Asing) menggelar Operasi Pengawasan Orang Asing dalam rangka penertiban dan menciptakan stabilitas keamanan Pasca Pilkada Serentak 2017.

Kegiatan yang di laksanakan adalah organisasi-organisasi yang di duga memfasilitasi kegiatan Orang Asing yang di lakukan secara illegal. Operasi Pengawasan Orang Asing ini digelar di Wilayah Kabupaten Nagan Raya.

Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Kav. Mochammad Wahyudi Senin (20/3/2017) mengatakan, dalam operasi tersebut telah diamankan 2 (dua) Orang Asing yang di duga melakukan pelanggaran keimigrasian, Satgas PORA Imigrasi Meulaboh telah mengamankan 1 perempuan  berkewarganegaraan Jerman berusia 52 tahun yang melakukan kegiatan studi banding  budidaya tanaman Ramah lingkungan tanaman sawit menggunakan pupuk organik ramah lingkungan di Desa Lamie.

Dandim menambahkan, Budidaya hewan ternak jenis Sapi dan kambing di wilayah Kec. Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, sementara visa yang di miliki hanya kunjungan wisata, selain mengamankan WNA Jerman tersebut, juga diamankan seorang laki-laki WNA asal Inggris sebagai tenaga pengajar di bahasa inggris di Fakultas STIAPEN desa Cot Kuta Kec. Suka Makmue, dari hasil pemeriksaan di ketahui bahwa KITAS yang di miliki hanya diberikan diarea kerja Wilayah Jakarta, sehingga oleh Imigrasi diarahkan untuk melakukan pengurusan perubahan Area Wilayah Kerja di Nagan Raya.

Kedua Orang Asing yang telah terjaring dalam Operasi Pengawasan Orang Asing, mereka di duga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Pasal yang di langgar bervariasi mulai dari overstay, hingga penyalahgunaan Izin Tinggal Keimigrasian (Pasal 122).

‘’Saat ini Orang Asing tersebut masih dalam tahap pemeriksaan oleh Penyidik Imigrasi, mereka dapat di kenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa membayar biaya beban/denda, Deportasi dan penangkalan maupun sanksi pidana dengan ancaman pidana penjara Max 5 (lima) tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,’’jelas Dandim

"Pengawasan terhadap WNA ini perlu kita lakukan untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang cenderung ilegal, disamping itu kita juga perlu melakukan sosialisasi tentang bagaimana mekanisme bagi WNA, kadang ketidaktahuan kita tentang Visa bagi WNA di manfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab" tambah Dandim 0116/Nara (Ppid Nagan Raya)

Berita Lain


Data Informasi Publik

Links